Rabu 07 Januari 2026 pukul 07.00 WIB bertempat di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Seruyan, Kecamatan Seruyan Hilir, Jl.A. Yani Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, dilaksanakan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan.
Bahwa adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut sebagai berikut :
• Bupati Kabupaten Seruyan Bapak Ahmad Selanorwanda, S. E., M. Si
• Pj. Sekda Kabupaten Seruyan Bapak Dr. Bahrun Abbas, M.P.H.
• Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Seruyan Bapak Dimas Pranowo,S.H.
• Danramil Letda Inf Supriyono
• Kepala Badan Bapeddalitbang Budi Purwanto, S.P.,M.Si
• Kepala Dinas DKPP Ibu Sri Susanti,S.P.,M.M.
• Seluruh Babinsa
• Tamu undangan kurang lebih 30 orang
Bahwa Kementrian Pertanian menyelenggarakan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Bersama Bapak Presiden RI, dihadiri 5.000 petani/penyuluh secara luring dan 2 juta petani secara daring. Agenda Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan ini menandai capaian Cadangan beras Indonesia sebanyak 3 juta ton di tahun 2025. Dalam sambutanya Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto menyampaikan di Tengah konflik dan ketidakpastian geopolitik global, Presiden menekankan pentingnya kemandirian pangan sebagai syarat kemerdekaan bangsa, sekaligus menagetkan swasembada tidak hanya beras, tetapi juga komoditas karbohidrat lain dan protein.
Kemudian dalam pidatonya Mentri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman telah mencopot ribuan izin pedagang pupuk telah dicabut dan beberapa pejabat di Kementrian Pertanian( Kementan) dicopot. Sudah 2.300-an pedagang pupuk seluruh Indonesia di cabut izinnya dan 192 orang pejabat maupun oknum pegawai internal maupun luar Kementrian Pertanian (Kementan) yang dicopot dikarenakan main-main dan menaikan harga lebih dari HET.

